WEST PAPUA – Globalindo.Net// Benny Wenda, Presiden Pemerintah Sementara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebagai Presiden atas nama rakyat West Papua, Menyambut Komunike Forum Kepulauan Pasifik (PIF) yang menegaskan kembali seruan tahun 2019 untuk kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke West Papua di Tonga 30 Agustus 2024
Wenda, menembakkan bahwa saya menyambut baik mengingat Pembaharuan keputusan mereka dari tahun 2019 dan 2023 dan mencatat pembaruan dari Utusan Khusus. Tuturnya
Ia menambahkan Seruan tahun 2019 merupakan momen bersejarah bagi dukungan Pasifik untuk West Papua. Para pemimpin Pasifik membela keluarga Melanesia mereka dengan menuntut agar Indonesia diselidiki atas kejahatan mereka di West Papua. Orang West Papua di mana pun akan didorong untuk melihat solidaritas dan dukungan Pasifik itu diperbarui. Anda memberi kami keberanian dalam perjuangan kami Ujarnya

President Wenda, berterima kasih kepada semua pemimpin Melanesia dan Pasifik yang berperan dalam komunike ini, khususnya Perdana Menteri Salwai dari Vanuatu, yang sangat berpengaruh terhadap seruan awal PBB tahun 2019. Saya juga menyambut baik penegasan kembali PIF atas seruan 2023 bagi Utusan Khusus MSG untuk mengunjungi West Papua, dan berharap kunjungan itu akan segera terjadi dan selaras dengan kunjungan Hak Asasi Manusia PBB Tambanya.
Perjuangan Pasifik dan West Papua saling terkait erat: penghancuran hutan hujan Papua oleh negara Indonesia dan perusahaan internasional secara langsung merusak perjuangan Pasifik melawan kenaikan muka air laut. Anda tidak dapat melawan perubahan iklim di Pasifik tanpa melawan ekosida dan genosida di West Papua tegasnya.

Setelah lima tahun penundaan dan penolakan, dengan lebih dari 100.000 orang West Papua mengungsi dan lebih dari 1000 orang terbunuh, sekaranglah saatnya bagi Indonesia untuk akhirnya membiarkan dunia melihat apa yang terjadi di tanah kami. Mereka tidak dapat menyembunyikan rahasia kotor mereka lebih lama lagi. Tutupnya
Jurnalis :Dano Tabuni
Editor;: Purwati












