HajjiTerbaru

Haru, Prosesi Safari Wukuf 301 Jamaah Lansia & Disabilitas

317
×

Haru, Prosesi Safari Wukuf 301 Jamaah Lansia & Disabilitas

Sebarkan artikel ini

MEKKAH, Globalindo.Net // Sebanyak 301 jamaah haji lansia dan disabilitas non-mandiri menunaikan ibadah wukuf di Arafah dengan safari wukuf. Mereka menjalani rukun haji yakni wukuf di dalam kendaraan dan menggunakan skema murur tanpa mabit di Muzdalifah.

Sejak pagi sekitar pukul 7 waktu Arab Saudi, para jamaah peserta safari wukuf dipersiapkan untuk pemberangkatan dari hotel transit di wilayah Aziziyah Makkah, menuju Arafah. Suasana mengharukan terekam saat jamaah yang sakit, masih dengan infus tertancap namun semangat luar biasa menyongsong ibadah puncak haji yakni wukuf di padang Arafah.

Seluruh calon haji yang menjalani safari wukuf diantarkan menggunakan bus dan ambulans ke Arafah untuk melaksanakan rukun haji. Peserta safari wukuf adalah jamaah haji yang memiliki risiko tinggi kesehatan dan disabilitas. Jamaah didampingi petugas medis dan pembimbing haji.

Sebelumnya, sebanyak 482 calon haji Indonesia akan mengikuti safari wukuf di Arafah. Dari 482 calon haji tersebut, sebanyak 182 calon haji sakit dan selama ini dirawat.

Kabid lansia dan disabilitas PPIH Arab Saudi, Slamet mengatakan rencananya ada 300 jamaah yang mengikuti safari wukuf. “Awalnya 300, tapi saat pelaksanaan ada 301 jamaah yang ikut safari wukuf. Mereka diberangkatkan dengan 10 unit bus,” jelas Slamet kepada jurnalis Media Centre Haji (MCH) 2024 di hotel transit, Sabtu (15/6/2024).

Slamet memperkirakan sekitar pukul 11.00 Waktu Arab Saudi rombongan diberangkatkan bersama-sama ke Arafah. Usai wukuf di Arafah, peserta safari wukuf akan dibawa kembali ke hotel transit menggunakan skema murur, yakni melintas di Muzdalifah tanpa mabit atau bermalam.

 

Pewarta  : (MA/ Vin)