JAWA TIMURMaduraSumenep

Peringatan Hari Jadi Sumenep: Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

16
×

Peringatan Hari Jadi Sumenep: Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ucapan tersebut disampaikan Bupati di sela-sela Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026, yang berlangsung di depan Masjid Jamik, Sabtu (17/10/2026).

“Hari Jadi Kabupaten Sumenep bukan sekadar peringatan perjalanan sejarah, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan,” ujar Bupati.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi memiliki makna penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Persatuan dan gotong royong merupakan modal utama dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, mari kita jaga kerukunan, hargai perbedaan, dan perkuat kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” terangnya.

Bupati juga menekankan bahwa keberagaman latar belakang, suku, budaya, serta kondisi geografis wilayah daratan dan kepulauan di Sumenep hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan penghalang pembangunan.

“Perbedaan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita bisa membangun Kabupaten Sumenep menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung program pembangunan daerah. Pasalnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, melainkan butuh dukungan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Kemajuan Kabupaten Sumenep membutuhkan partisipasi seluruh pihak masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 sendiri menghadirkan kekayaan tradisi dan seni budaya Sumenep sebagai ruang kebersamaan masyarakat untuk merawat warisan budaya dan memperkuat identitas daerah.

“Kami mengharapkan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera,” pungkas Bupati.

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan