JAWA TIMURMaduraSumenep

Perkuat Parenting Orang Tua Dan Siswa, Bunda Paud Kecamatan Bluto Sambangi TK DAHLIA

136
×

Perkuat Parenting Orang Tua Dan Siswa, Bunda Paud Kecamatan Bluto Sambangi TK DAHLIA

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Bluto yang baru Eri Agustantiana Fajar menyambangi puluhan murid dan orang tua siswa TK Dahlia di Desa Bumbungan Kecamatan Bluto, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara bunda PAUD dan pemangku kepentingan PAUD di daerah Kecamatan Bluto sekaligus dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

“Silaturrahmi ini adalah langkah awal untuk memperkuat kerja sama berkelanjutan antara bunda PAUD, dan pengelola PAUD serta seluruh pemangku kepentingan” ungkap beliau

Selain acara silaturrahmi di TK DAHLIA Eri Agustiana Fajar juga dalam rangka parenting orang tua siswa jenjang PAUD, dan penguatan transisi PAUD-SD.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam kunjungan itu, diantaranya berdialog dengan anak-anak TK-PAUD dan bersama orang tua dan guru-guru TK yang ada.

Bunda Paud Kecamatan Bluto Eri Agustantiana juga menyampaikan sejumlah pesan kepada guru dan orang tua peserta didik, dalam mengembangkan sekolah dan memembuat anak didik menjadi seperti yang diharapkan.

“Antara orang tua murid dan pihak sekolah dalam hal ini guru PAUD, harus selalu bersinergi agar anak didik kita bisa lebih cerdas, dan memahami dengan baik hal-hal disekelilingnya,” ucap Eri Agustantiana.

Ia juga mengajak kepada anak-anak itu, untuk lebih semangat serta lebih rajin belajar, beribadah, semangat dalam menuntut ilmu, dan selalu patuh kepada orang tua di rumah dan guru-guru di sekolah.

Lanjut Eri Agustantiana juga menjelaskan penguatan karakter keluarga melalui gerakan transisi PAUD yang menyenangkan mendukung pencapaian visi TP PKK, saat keluarga memahami bagaimana mendampingi anak di lingkungan keluarga dengan lebih baik, sehingga kemampuan fondasi anak dapat terbangun.

Bunda PAUD juga menuturkan literasi dan numerasi, tidak hanya sekedar perihal membaca, menulis, dan berhitung.

“Kemampuan literasi dan numerasi jauh lebih luas dari sekadar baca tulis hitung, dan merupakan suatu proses bertahap dan berkelanjutan yang dibangun sejak PAUD hingga SD kelas awal,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kemampuan yang perlu dimiliki anak tidak hanya literasi numerasi, tetapi juga kematangan sosial emosional, kematangan berinteraksi, kemampuan untuk mandiri, dan kemampuan fondasi lainnya yang tidak hanya menyiapkan anak untuk sekolah, namun untuk berkegiatan sehari-hari.

PEWARTA : WAWAN

Tinggalkan Balasan