SUMENEP,Globalindo.net – Meskipun kita sudah merdeka lebih dari 80 tahun, rasa aman rupanya masih menjadi masalah berat bangsa ini. Kita belum sepenuhnya merasa aman dan nyaman untuk beraktivitas di ruang publik. Ada rasa khawatir dan ketakutan menjadi korban kejahatan.
Maraknya aksi kejahatan pencurian dalam beberapa hari ini sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Jawa Timur.
Kepolisian Sektor (Polsek) Bluto, Polresta Sumenep, Jawa Timur, menjadi satu-satunya polsek di bawah jajaran Polresta Sumenep yang membuka sayembara penangkapan pelaku pencurian.
Melalui kebijakan yang diinisiasi Kapolsek Bluto, AKP Agus Sugito, masyarakat yang berhasil menangkap dan menyerahkan pelaku pencurian kepada kepolisian akan diberikan hadiah Rp2 juta untuk setiap satu pelaku, dengan ketentuan berlaku kelipatan sesuai jumlah pelaku yang berhasil diamankan.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polsek Bluto dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bluto.
AKP Agus Sugito menegaskan, hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat yang membantu aparat mengungkap tindak pidana. Namun, ia tetap mengingatkan agar warga mengutamakan keselamatan, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta segera berkoordinasi dengan petugas kepolisian saat mengamankan pelaku.
“Setiap satu pelaku pencurian yang berhasil ditangkap dan diserahkan kepada kepolisian akan diberikan hadiah Rp2 juta. Ketentuan ini berlaku kelipatan sesuai jumlah pelaku yang berhasil diamankan,” tegas AKP Agus Sugito.
Agus Sugito meyakini pemberian hadiah akan mengubah cara pandang masyarakat ketika berhasil menangkap pelaku kejahatan. Warga, menurutnya, akan lebih memilih menyerahkan pelaku kepada aparat dibanding meluapkan emosi dengan kekerasan.
“Ketika ditangkap maling,dan sejenisnya, orang cenderung tidak akan menghabisi sampai meninggal karena dia merasa akan mendapat imbalan atau hadiah dari apa yang dia lakukan,” ujarnya.
Selain menjadi bentuk apresiasi bagi warga yang membantu penegakan hukum, hadiah tersebut juga diharapkan dapat meringankan sebagian kerugian yang dialami korban tindak kriminal.
PEWARTA : WAWAN












