TNI /POLRIBandungBerita

Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

53
×

Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, Globalindo.net – Kodam III/Siliwangi menggelar Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di Lapangan Serka Dedy Unadi Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Rabu (20/05/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Dr. Agus Bakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., yang diikuti para pejabat militer, prajurit serta PNS jajaran Kodam III/Siliwangi.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Kasdam III/Siliwangi disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum refleksi atas lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menjadi tonggak kesadaran berbangsa dan perjuangan intelektual demi kedaulatan bangsa.

Disebutkan pula bahwa semangat Kebangkitan Nasional harus terus menyesuaikan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Tantangan Indonesia saat ini tidak hanya berkaitan dengan kedaulatan teritorial, namun juga kedaulatan informasi serta transformasi digital.

Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” mengandung makna pentingnya menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa sekaligus memperkuat kemandirian nasional. Melalui semangat persatuan dan gotong royong, seluruh elemen bangsa diharapkan mampu menjaga dan membangun Indonesia yang berdaulat.

Berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat. Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disebut sebagai langkah nyata membangun fondasi bangsa yang mandiri.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menyalakan kembali semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan demi kemajuan bangsa dan negara.

Uje
Sumber (Pendam III/Siliwangi).

Tinggalkan Balasan