BeritaJawa Tengah

Menjahit Mimpi Jepara ‘MULUS’: Kala Forkopimda dan Ratusan Jurnalis Duduk Bersama

86
×

Menjahit Mimpi Jepara ‘MULUS’: Kala Forkopimda dan Ratusan Jurnalis Duduk Bersama

Sebarkan artikel ini

JEPARA – Suasana sore di Pendopo Kabupaten Jepara, Kamis (12/3), terasa berbeda. Tidak ada sekat protokoler yang kaku. Yang ada justru gelak tawa dan obrolan gayeng antara para pemegang kebijakan (Forkopimda) dengan sekitar 130 “pemburu berita” yang sehari-harinya berkeliaran di seantero Bumi Kartini.

Acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama ini bukan sekadar seremoni makan-makan. Ini adalah momen “gencatan senjata” sejenak dari rutinitas wawancara yang mencecar, berganti menjadi dialog hati ke hati demi masa depan Jepara.

Jangan Ragu Kritik Kami

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, tampil dengan pesan yang cukup mengejutkan sekaligus menyejukkan. Di depan ratusan wartawan lintas media (cetak, online, radio), ia menegaskan bahwa pemerintah tidak anti-kritik.

Pers adalah cermin kami. Silakan sampaikan apa yang menjadi kelemahan kami. Masukan dari teman-teman jurnalis adalah ‘vitamin’ agar kebijakan kami lebih tepat sasaran,” ujar Witiarso dengan nada optimis.

Bupati memimpikan Jepara yang MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Namun, ia sadar mimpi itu mustahil terwujud jika pers hanya diam atau sekadar menjadi “pemandu sorak”.

Dua Sisi Mata Uang: Pers dan Legislatif

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, melihat wartawan sebagai “saudara kembar” dalam hal pengawasan.

  • Fungsi Kontrol: Jika ada yang melenceng, pers harus berani bicara.
  • Solusi: Kritik yang baik adalah yang dibarengi dengan ide atau solusi.
  • Prestasi: Jika Jepara punya prestasi unggul, pers wajib mengabarkannya agar menjadi virus positif bagi masyarakat.

Menjaga “Marwah” di Tengah Banjir Informasi

Di era media sosial yang serba cepat, integritas jurnalis diuji. Pimpinan daerah yang hadir mulai dari Sekda Ary Bachtiar, Wakapolres Kompol Edy Sutrisno, hingga Dandim 0719 sepakat bahwa berita yang berimbang (cover both sides) adalah kunci kondusivitas daerah.

Siapa saja yang hadir di meja utama?

  1. Witiarso Utomo (Bupati Jepara)
  2. Agus Sutisna (Ketua DPRD Jepara)
  3. Ary Bachtiar (Sekda Jepara)
  4. Kompol Edy Sutrisno (Wakapolres Jepara)
  5. Serta jajaran Kajari, Ketua PN, dan Kadiskominfo Budhi Sulistyawan.

Lebih dari Sekadar Berita 

Tak hanya soal kebijakan, Bupati juga menitipkan misi khusus kepada para awak media: Jadikan Jepara tujuan wisata utama! Lewat tulisan dan visual yang menarik, keindahan pantai hingga kelezatan kuliner lokal Jepara diharapkan bisa “meledak” di kancah nasional maupun internasional.

Acara ditutup dengan buka puasa Bersama. Sore itu, semua sepakat: Masalah besar bisa diurai menjadi kecil, dan masalah kecil bisa tuntas jika dikerjakan bersama.

pewarta: Ha Sutryawan