JAWA TIMURSumenep

Galian C Ilegal Asta Tinggi Bikin Resah, Dikhawatirkan Cagar Budaya Sejak Abad Ke 17 Akan Musnah

242
×

Galian C Ilegal Asta Tinggi Bikin Resah, Dikhawatirkan Cagar Budaya Sejak Abad Ke 17 Akan Musnah

Sebarkan artikel ini

Sumenep,Globalindo.net – Aktivitas tambang Galian C ilegal di sekitar Asta Tinggi, Sumenep, Madura, telah menimbulkan kekhawatiran serius. Lokasi ini merupakan kompleks makam kerajaan tertua di Madura dan tempat peristirahatan para raja Sumenep sejak abad ke-17. Aktivitas penambangan ilegal ini mengancam kekokohan pagar batu bersejarah tanpa semen di Asta Tinggi.

Menurut Aktivis Lingkungan Hdiup, Ludi
Fakta mengejutkan lainnya adalah tidak ada satu pun tambang Galian C di Sumenep yang memiliki izin resmi dari provinsi. Namun, truk-truk pengangkut material terus beroperasi, merusak jalan desa dan mendangkalkan sumber mata air di desa Kasengan, yang menjadi sumber air utama kota Sumenep.

” Kerusakan yang terjadi sangat nyata, dengan 22 rumah warga di sekitar Galian C retak dan nyaris roboh. Getaran dari alat berat juga mengintai stabilitas bukit tempat Asta Tinggi berdiri,” Ungkapnya.

Bahkan, Ia menduga ada pihak berwenang yang justru memberi perlindungan terhadap bisnis penambangan ilegal ini, karena penindakan hukum terkesan dibiarkan sehingga warga terus menderita. persoalan ini bukan hanya sekadar masalah lingkungan, tapi juga pelecehan terhadap warisan spiritual bangsa.

Sebab, Asta Tinggi adalah satu-satunya bangunan keraton asli Indonesia yang masih berdiri di Jawa Timur dengan arsitektur hibrida Eropa, Cina, dan Madura.

Namun kini, bangunan bersejarah ini harus bertahan di antara guratan ekskavator. Jika kebijakan terus mengabaikan, maka bukan hanya batu dan tanah yang akan hilang, akan tetapi kehormatan sejarah yang tak ternilai harganya juga akan ikut hilang.

” Saya berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera bertindak agar cagar budaya di asta tinggi tidak rusak dan tidak hanya tinggal sebuah nama, karena ulah segelintir orang yang mempunyai kepentingan pribadinya,”Pungkasnya dengan nada geram.

Pewarta: HR