JAWA TIMURSumenep

Sinergi Polsek Kota dan Jurnalis dalam Penguatan Kapasitas Keamanan melalui Kanit Ipda Nurul Huda

139
×

Sinergi Polsek Kota dan Jurnalis dalam Penguatan Kapasitas Keamanan melalui Kanit Ipda Nurul Huda

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Globalindo.net — Sinergi antara Kepolisian Sektor (Polsek) kota dan jurnalis melalui Kanit AIBDA Nurul Huda mencerminkan model kolaborasi strategis dalam memperkuat kapasitas keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Kolaborasi ini menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas tidak semata dibangun melalui pendekatan koersif, melainkan melalui komunikasi, edukasi, dan keterbukaan informasi.

Kanit Aibda Nurul Huda diposisikan sebagai simpul sosial—penghubung antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil. Dalam konteks ini, Polsek berperan sebagai institusi negara yang menyediakan kerangka hukum dan pembinaan, sementara jurnalis menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus diseminasi informasi publik yang objektif dan berimbang.

Dari sudut pandang akademik, sinergi ini selaras dengan konsep collaborative governance dan community engagement in security, di mana aktor negara dan non-negara bekerja secara simultan untuk menciptakan rasa aman yang berkelanjutan.jurnalis menjadi instrumen penting dalam membangun narasi keamanan yang edukatif, bukan represif, sehingga publik tidak hanya patuh, tetapi juga paham.

Aktivitas yang dilaksanakan melalui Kanit AIBDA Nurul Huda menitik beratkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemahaman hukum dasar, serta kesadaran kolektif terhadap potensi gangguan keamanan. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan sebagai objek pengamanan, melainkan sebagai subjek yang aktif menjaga lingkungannya sendiri.

Lebih jauh, kemitraan Polsek dan jurnalis memperkuat prinsip transparansi institusional. Informasi yang terbuka dan terverifikasi meminimalkan ruang spekulasi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Kepercayaan inilah yang menjadi fondasi utama keamanan sosial.

Dengan demikian, sinergi Polsek kota dan jurnalis melalui Kanit AIBDA Nurul Huda bukan sekadar kerja sama teknis, melainkan praktik nyata pembangunan keamanan partisipatif—tenang tapi bekerja, senyap tapi berdampak positif.”

Pewarta: HR