TNI /POLRIBekasiBerita

Sinergi TNI-Polri dan Relawan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Desa Jatibaru

163
×

Sinergi TNI-Polri dan Relawan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Desa Jatibaru

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI, Globlindo.Net – Bhabinkamtibmas Desa Jatibaru Polsek Cikarang Timur AIPTU.Eko.Mardi Utomo, bersama Babinsa Muspika Cikarang Timur dan unsur relawan bergerak cepat melakukan pengecekan serta evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir akibat luapan sungai kali sadang di Kp.Kandang RT.002 /004 Desa Jatibaru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi pada.Minggu (18/01/2026).

Langkah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak sore hingga dini hari.

Petugas gabungan menyisir pemukiman warga menggunakan perahu karet untuk memastikan keselamatan penduduk, terutama lansia dan anak-anak. Selain melakukan evakuasi ke titik aman,

Bhabinkamtibmsa Desa Jatibaru Polsek Cikarang Timur AIPDA.Eko.Mardi Utomo juga memberikan imbauan agar warga segera mematikan aliran listrik guna mencegah kecelakaan di dalam rumah.

“Kami mengutamakan keselamatan warga. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung, dan kami terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk penyaluran bantuan logistik di posko pengungsian,”Ujarnya di sela – sela kegiatan saat mengevakuasi warga.

Perlu diketahui banjir yang melanda kampung kandang Desa Jatibaru ketinggian air berkisar 10 hingga 20 Cm dan terdampak merendam rumah warga, sementara akses menuju lokasi terdampak mencapai ketinggian air sekitar satu meter. Tercatat sekitar 70 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.

Petugas gabungan melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman, dengan lokasi pengungsian sementara di Mushola Baiturrahman dan area sekitar yang lebih tinggi. Hingga saat ini senin 19/01/2026 ketinggian air di dalam rumah masih sekitar 10 cm sedangkan akses jalan masih sekitar 10 sampai 40 cm dan situasi terus dipantau oleh petugas di lapangan. Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan dan relawan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Warga yang membutuhkan bantuan darurat diimbau segera menghubungi layanan call center kepolisian atau melapor ke posko bencana terdekat.

(JM)