Sumenep — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai acara Tasyakuran sekaligus Peresmian Program Makan Bergizi (MBG) yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arjasa Sumenep Yayasan Nurul Islam, pada Sabtu, 1 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pelaksanaan program peningkatan gizi bagi siswa-siswi di wilayah kepulauan Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.
Bertempat di selatan SMA Negeri 1 Arjasa, Jl. Bujutan, Desa Arjasa, acara tasyakuran ini dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Nurul Islam, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan perwakilan sekolah penerima manfaat. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terwujudnya program yang dinilai sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan di wilayah kepulauan.
Dalam sambutannya, H. Marzuk Rahman selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. “Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan bergizi, tapi juga tentang memberikan harapan, semangat, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita di kepulauan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Acara tasyakuran tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan antara pengurus dan relawan MBG. Suasana haru dan kebanggaan terasa ketika para peserta bersama-sama menyaksikan pemotongan pita sebagai tanda resmi dimulainya program MBG di Kecamatan Arjasa. Prosesi ini dipimpin langsung oleh perwakilan SPPG Yayasan Nurul Islam Laok Jang-Jang, yang beralamat di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Sumenep.
Dalam kesempatan itu, para tokoh masyarakat juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh sekolah di kepulauan. Mereka berharap kolaborasi antara yayasan, sekolah, dan masyarakat dapat terus dijaga demi terciptanya generasi yang sehat dan berprestasi.
Sebagai bagian dari kegiatan sosial Yayasan Nurul Islam, program MBG menjadi wujud nyata pelaksanaan nilai-nilai Asta Cita, yakni membangun keberkahan dan kemanfaatan melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Tasyakuran dan peresmian tersebut ditutup dengan foto bersama antara pengurus Yayasan, relawan MBG, dan para undangan dalam suasana hangat dan penuh keceriaan — simbol semangat baru dalam menghadirkan gizi dan harapan bagi anak-anak kepulauan.
Pewarta : Sigit












