JAWA TIMURSumenep

Perairan Nyamplong Ondung Dikuasai Kapal Porsen, Siapa di Balik Ini?

215
×

Perairan Nyamplong Ondung Dikuasai Kapal Porsen, Siapa di Balik Ini?

Sebarkan artikel ini

Arjasa, Globalindo.net – Puluhan kapal porsen terpantau bebas beroperasi di perairan Nyamplong Ondung, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hingga kini, pemerintah belum menunjukkan tanda-tanda penanganan serius, meskipun keresahan masyarakat nelayan terus meningkat.

Secara ekologis, kawasan laut Nyamplong Ondung memiliki karakteristik khas dengan terumbu karang yang kaya akan biodiversitas. Keberadaan kapal porsen dengan alat tangkap skala besar dinilai berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem laut. Dalam kajian ilmu kelautan, aktivitas penangkapan dengan intensitas tinggi akan menimbulkan risiko overfishing dan degradasi habitat, yang dalam jangka panjang mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.

Dari perspektif sosial-ekonomi, nelayan tradisional yang hanya mengandalkan perahu kecil dan alat tangkap sederhana semakin sulit bersaing. Hasil tangkapan yang semakin menurun berbanding terbalik dengan meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini menciptakan kondisi ketidakadilan struktural di sektor perikanan antara nelayan lokal dengan armada besar.

Buhari, salah satu tokoh nelayan setempat, mengungkapkan keresahannya atas fenomena ini.
“Setiap kali kami pulang melaut, hasilnya semakin sedikit. Kehadiran kapal porsen jelas membuat nelayan kecil terjepit. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, kami bisa kehilangan pekerjaan untuk menghidupi keluarga,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Buhari juga menilai, diamnya pemerintah memperburuk keadaan. Menurutnya, tanpa regulasi yang ditegakkan dan tanpa pengawasan nyata, nelayan kecil akan terus menjadi korban.
“Kami menunggu tindakan nyata, bukan hanya janji. Laut ini milik bersama, bukan untuk dikuasai kapal besar,” tambahnya.

Dari hasil pantauan tim investigasi Globalindo.net pada Rabu malam (17/9/2025), sedikitnya lebih dari 20 kapal porsen masih tampak beroperasi di perairan sekitar Nyamplong Ondung. Lampu-lampu kapal terlihat terang benderang hingga dini hari, dengan aktivitas yang menunjukkan proses penangkapan ikan berskala besar. Kondisi tersebut semakin memperkuat kekhawatiran nelayan kecil yang khawatir ruang tangkap mereka semakin terdesak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perikanan Sumenep maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi Globalindo.net masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait keberadaan kapal-kapal porsen di kawasan Nyamplong Ondung.

Sementara itu, puluhan kapal porsen masih terlihat bebas berkeliaran di perairan tersebut. Pertanyaan publik pun semakin tajam: *siapa yang berada di balik keberadaan kapal-kapal ini, dan sampai kapan pemerintah terus memilih bungkam?*
Jurnalis: Yan