JAWA TIMURSumenep

Semangat Menggelora di Bumi Kangean: Ribuan Pramuka Meriahkan Hari Jadi Pramuka ke-64 di Arjasa

393
×

Semangat Menggelora di Bumi Kangean: Ribuan Pramuka Meriahkan Hari Jadi Pramuka ke-64 di Arjasa

Sebarkan artikel ini

Arjasa, Kangean – Kamis pagi, 14 Agustus 2025, langit Arjasa berbalut biru cerah, seolah turut menyambut semangat tunas muda bangsa. Tepat pukul 07.30 WIB, Lapangan Alun-Alun Arjasa menjadi lautan seragam cokelat. Dari penggalang SD/MI, SMP/MTs, hingga penegak SMA/SMK/MA, semua hadir dengan wajah sumringah dan langkah penuh keyakinan.

Bukan hanya para peserta didik, seluruh pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Arjasa, jajaran Kamabigus, serta tokoh-tokoh penting turut mengisi barisan kehormatan. Terlihat Danramil 0827/18 Kangean beserta jajaran, jajaran Polsek Kangean, dan Camat Arjasa yang sekaligus menjabat Kamabiran, memegang amanah sebagai pembina upacara. Sementara itu, Ibrahim, selaku Ketua Kwarran Arjasa, berdiri tegak mendampingi jalannya prosesi.

Deru suara komando memecah keheningan pagi, berpadu dengan derap kaki para pramuka yang melangkah mantap. Bendera Merah Putih berkibar anggun di ujung tiang, menjadi simbol tegaknya persatuan dan cita-cita luhur.


Hari Jadi Pramuka ini bukan sekadar peringatan rutin.

Hari Jadi Pramuka ini bukan sekadar peringatan rutin. Ia adalah momen membakar kembali api pengabdian, meneguhkan janji setia pada Tri Satya dan Dasa Dharma. Camat Arjasa dalam amanatnya menegaskan, “Pramuka adalah kawah candradimuka yang menyiapkan generasi tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.”

Suasana kian khidmat saat seluruh peserta mengangkat tangan kanan, mengulang janji suci yang pernah diikrarkan: menjadi insan yang jujur, disiplin, peduli, dan siap berkarya. Dari wajah-wajah muda itu terpancar harapan akan masa depan Kangean yang lebih cemerlang.

Upacara diakhiri dengan penghormatan penuh semangat kepada Sang Merah Putih, diiringi lantunan lagu kebangsaan yang menggetarkan hati. Lapangan Alun-Alun Arjasa pagi itu tak hanya menjadi saksi sebuah upacara, tetapi juga ladang tumbuhnya generasi penerus bangsa yang teguh berdiri di atas nilai-nilai kepramukaan.

Pewarta : Hariyanto/HR