Arjasa – Malam ini, Sabtu (9/8/2025) pukul 19.15 WIB, Alun-Alun Arjasa akan berubah menjadi panggung pertarungan megah dua raksasa voli Kangean. PBV Ponkesdes dan PBV Katar Arjasa bersiap saling hantam demi gelar juara Hari Bhayangkara Cup II Polsek Kangean,masing-masing diperkuat deretan pemain bintang dari Sumenep, Sidoarjo, hingga Pamekasan. Sorot lampu malam, dentuman bola, dan riuh sorak-sorai penonton akan menjadi saksi lahirnya sang kampiun baru di bumi Kangean.
Bertempat di lapangan utama Alun-Alun Arjasa , sorotan lampu malam akan memantulkan semangat membara para atlet. Penonton dari berbagai penjuru Pulau Kangean bahkan dari desa-desa sekitarnya telah bersiap memadati tribun dan sisi lapangan, membawa sorak-sorai dan yel-yel khas yang akan memecah kesunyian malam.
Kedua tim tidak datang dengan kekuatan biasa. Demi memperebutkan tahta juara, mereka mendatangkan para bintang voli yang sudah teruji di berbagai ajang bergengsi. Dari kubu PBV Ponkesdes , hadir Totok Dzaki dari Sumenep, Ilung Uzumaki dari Sumenep, serta Ajang Tongkes dari Sumenep. Sementara PBV Katar Arjasa juga tidak mau kalah, mengandalkan kekuatan Bagas dari Sidoarjo, Ilung Maharaja dari Sumenep, serta Siswan dari Pamekasan.
Suasana semakin memanas karena kedua tim memiliki sejarah rivalitas panjang di lapangan voli Kangean. Pertarungan ini bukan sekadar pertandingan final, tetapi juga ajang pembuktian siapa yang paling layak mengangkat trofi bergengsi Hari Bhayangkara Cup II.
Sorak penonton, dentuman bola, dan teriakan semangat dari pelatih akan berpadu menjadi orkestra adrenalin yang tak terlupakan. Setiap smash keras, block kokoh, dan servis mematikan akan disambut dengan riuh tepuk tangan, menciptakan gelombang semangat yang mengalir dari lapangan hingga ke hati penonton.
Tak hanya soal olahraga, pertandingan ini menjadi wujud nyata kebersamaan, sportivitas, dan semangat membangun persaudaraan antar warga. Di balik teriknya sorotan lampu malam dan dinginnya angin laut Kangean, final ini adalah bukti bahwa voli bukan sekadar permainan, melainkan bahasa pemersatu yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Malam ini, hanya satu nama yang akan diukir sebagai juara. Apakah PBV Ponkesdes akan kembali menegaskan dominasinya, ataukah PBV Katar Arjasa yang akan mencatat sejarah baru di hadapan publiknya sendiri? Jawabannya akan segera terungkap di Alun-Alun Arjasa, di bawah langit Kangean yang penuh semangat kemenangan.
Pewarta: Hariyanto/HR












