BekasiBeritaJawa Barat

Ketua Putra Padjajaran, Soroti Jalan Warung Ida Kobak Rengas, Kobak Cina Desa Karang Jaya dan Desa Sumbersari Tak Kunjung Di Perbaiki.

314
×

Ketua Putra Padjajaran, Soroti Jalan Warung Ida Kobak Rengas, Kobak Cina Desa Karang Jaya dan Desa Sumbersari Tak Kunjung Di Perbaiki.

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI – JABAR
Globalindo.Net // Beberapa kali sering di ajukan jalan yang rusak parah yang menghubungkan antara perbatasan Desa Karang Jaya dan Desa Sumbersari, Kampung Kobak Rengas RT 02/RW 03 dan kampung Kobak Cina RT 012/RW 03, tak kunjung direalisasi oleh pemkab Bekasi, Sabtu, (15/3/2025)

Menyoroti hal tersebut, Salah satu tokoh Masyarakat, Desa Sumbersari, yang biasa disapa bapa wakil Minda, Ketua Putra Pajajaran, menurutnya.”Sudah puluhan Tahun jalan penghubung di dua Desa tersebut belum pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, maupun Propinsi, padahal jalanan tersebut sangatlah penting bagi akses perekonomian masyarakat, khususnya dari kalangan para petani yang ada di dua Desa tersebut, antara Desa Karang Jaya dan Sumbersari, dan jalan tersebut memiliki panjang sekitar kurang lebih 2Km dengan lebar 5 meter, “Ucap Wakil Minda

Ia juga menambahkan.”Yang satu Kilo sih mending sudah ada pengerasan karena sudah diperbaiki sama pihak kandang ayam Broiler, sementara yang satu kilo lagi masih tanah dan belum sama sekali ada perbaikan apapun, ” Tambahnya.

Harapan wakil Minda Ketua putra Pajajaran, selaku Tokoh masyarakat, menurutnya. “Jalanan tersebut kalau sudah di Cor bisa dipergunakan untuk mengangkut hasil pertanian ketika musim panen, dan jalanan tersebut bisa di akses kendaraan roda empat sebagai alat pengangkut padi ,tidak perlu lagi melewati jalan kampung yang sempit karena menurutnya jalan tersebut adalah jalan sentral terdekat untuk mengangkut hasil pertanian di tiga Desa,”Tutupnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Royadin, salah satu ketua (LP-KPK) Kabupaten Bekasi, LEMBAGA PENGAWASAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN KEADILAN, “Menurutnya saat ini Pemkab Kabupaten Bekasi, sedang gencar-gencarnya mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan yang rusak, pertanian adalah merupakan salah satu program pemerintah saat ini, karena hampir 80% masyarakat Kecamatan Pebayuran bertumpu pada lahan pertanian,”ujarnya.

Royadin juga menambahkan, “Karena dari lahan pertanianlah para petani bisa menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, dari lahan pertanianlah para petani bisa menapkahi anak dan istrinya, untuk itu Royadin beserta masyarakat Pebayuran berharap agar Pemkab kabupten Bekasi bisa secepatnya mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut, karna menurutnya jalan tersebut sangatlah penting bagi perekonomian masarakat khususnya para petani,”Tegasnya.

(JM/Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ)