BANDUNG, JABAR
Globalindo.Net//Polemik hari lahir Persib Bandung masih belum usai. Beberapa orang masih belum terima atas perubahan yang dilakukan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Selama puluhan tahun, Persib diyakini lahir pada 14 Maret 1933. Namun PT PBB telah membuat keputusan dengan mengubah hari lahir Persib pada 5 Januari 1919.
Keputusan itu mereka ambil berdasarkan hasil penelitian para ahli sejarah dari Universitas Padjadjaran Bandung.
Atas keputusan yang di ambil, sejumlah orang dari Persatuan Sepakbola (PS) lakukan gugatan kepada PT. PBB yang telah merubah hari kelahiran Persib.
Diketahui gugatan yang didaftarakan pada April 2024 justru oleh mereka sendiri di cabut kembali gugatannya dan Pencabutan gugatan itu pun sudah diketuk Hakim PN Bandung sejak 3 Oktober 2024.
Kekisruhan tidak berhenti disitu. Kini sejumlah bobotohpun sudah mulai bersuara atas perubahan kelahiran Persib, menurut mereka perubahan itu sudah mengacaukan sejarah kelahiran persib.
Seperti yang disampaikan seorang bobotoh muda berinisial Fad (17) warga Bandung kepada media Globalindo saat ditemui bersama rekan-rekan. Rabu (12/03)
Menurutnya kelahiran Persib pada tanggal 5 Januari 1999 itu mengacu kepada nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) yang berbeda dengan persib sekarang.
Ia menilai bahwa keputusan yang diambil sama sekali tidak melibatkan perwakilan bobotoh, tertutup dan tidak transparan.
Meskipun demikian, sampai saat ini mereka tidak berusaha untuk melakukan upaya hukum atau tindakan lainnya.
Mereka hanya menuntut agar persoalan keputusan perubahan kelahiran Persib yang diambil PT PBB seyogyanya dilakukan secara tranparan dengan melibatkan perwakilan bobotoh.
(El)












