BekasiBeritaJawa BaratKesehatanPendidikan

Tanpa Informasi, Orang Tua Siswa Pertanyakan Pemberian Obat Suntik Oleh Pihak Sekolah 

975
×

Tanpa Informasi, Orang Tua Siswa Pertanyakan Pemberian Obat Suntik Oleh Pihak Sekolah 

Sebarkan artikel ini

KAB. BEKASI-JABAR
Globalindo.Net//Anak Sekolah Dasar di SDN Labansari 01 Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengeluhkan sakit dibagian lengan kirinya, kondisi itu setelah mendapatkan suntikan obat waktu di sekolah, hal itu mendapat reaksi dari orang tua murid obat apa yang dimasukan, dan kenapa tidak ada informasi atau pemberitahuan dari sekolah.

Sebut saja “Al” anak kelas 2 Sekolah Dasar sontak mengagetkan orang tuanya, hingga menjadi tanda tanya besar ketika Al menangis ditengah malam, saat ditanya sang anak mengatakan kalu tadi siang mendapatkan suntikan obat dilengan sebelah kiri waktu di sekolah, pada Selasa 26/11/2024.

Tim media globalindo.net pun ahirnya mendatangi pihak sekolah untuk mendapatkan informasi dan kejelasan dari hal tersebut.

Saat untuk menemui Kepala Sekolah Yayan susanto, S.Pd, dia tidak ada dikantornya, karena saat itu berada di sekolah lain artiannya menjabat kepala sekolah pada dua sekola dasar sekaligus.

Namun tim media globalindo.net diterima oleh dua guru yaitu Tatang Abdul Patah, S.Pd.I dan Suryani S,Pd.SD, di ruangan guru.

Kepada Tim globalindo.net masalah tidak adanya surat pemberitahuan atau edaran ke orang tua murid Tatang, S.Pd.I menjelaskan,

“Kalau itu emang program Puskesmas udah rutin tiap tahun, jadi dari awal dulu juga emang belum pernah ngasih informasi ke wali murid, itu tidak ada kejadian apa-apa.” Ucap tatang.

“Nah sekarang mungkin setelah ada kejadian ini kami juga menyadari, bahwa ini keteledoran dari pihak sekolah tidak memberikan informasi ke wali muridnya.” Tambah Tatang.

Suryani S.Pd.SD kepada tim globalindo.net mempertegas perihal tidak adanya pemberitahuan kepada orang tua murid, dia mengatakan,

“Kenapa kemaren permasalahannya saat pemberitahuan tidak disampaikan alasan saya… “Kalau misalkan disampaikan anak enggak masuk untuk sekolah.” Tegasnya

Tambahnya lagi mempertegas,
“Bukannya saya pelit untuk pemberitahuan kepada orang tua bukan… “Untuk menjaga si anak tidak masuk sekolah.” Pungkas Suryani, S.Pd.SD kepada globalindo.net.

Sangat ironis sebagai guru yang tahu aturan tidak semestinya hal itu dirahasiahkan, hanya untuk maksud dan tujuan tertentu menurutnya benar, apalagi kalu itu ada surat edarannya dari Dinas, tentunya hal positif apalagi itu program Pemerintah, selaku orang tua murid pastinya sangat mendukung.

Karena ketika itu pembahasan di ruang guru ada hal yang aneh, diatas tembok masih terpajang poto Pesiden Jokowi dan Kh. Ma’ruf amin, yang jadi pertanyaan apakah dari Dana BOS tidak menganggarkan untuk pembelian poto Presiden dan Wakil Presiden yang baru yaitu Pak Prabowo dan Gibran???

Dan ketika saat tim globalindo.net menanyakan papan informasi penggunaan anggaran Dana BOS TA 2024, Tatang mengatakan kalu hal itu tidak ada.

(Os)