BANDUNG, JABAR
Globalindo.Net//Dengan mengusung tema “Senyumu Bahagiaku”, Hari Disabilitas lnternasional diperingati yang sekaligus juga dengan peringatan hari lbu. Peringatan tersebut dilaksanakan pihak Yayasan Bumi Difabel lstimewa (BUDI).
Hari Peringatan Difabel lnternasional dan lbu sendiri, dilaksanakan di Bataliyon Kavalaleri (Yonkav) 4 Kijang Cakti, Senin (16/12/3024).
Seperti yang kita yakini, bahwa Tuhan menciptakan manusia dan dilahirkan ke dunia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Tetapi yakinlah bahwa Tuhan itu maha adil.
Banyak para disabilitas yang memiliki kemampuan luar biasa, bahkan melebihi orang yang normal.
“Kita tidak perlu berbangga dengan memiliki tubuh yang bisa dikatakan sempurna, namun pastinya kita juga harus menyadari terdapat kekurangannya juga”.
Begitu juga dengan hari ini kita semua sekaligus memperingati Hari Ibu, meski hari ibu itu jatuh setiap tanggal 22 Desembe. Tapi kita disini memperingatinya lebih awal yang berbarengan hari disabilitas lnternasional.
Hari Ibu diperingati sebagai bentuk penghormatan kepada para ibu atas peran dan pengorbanan mereka. Lebih dari sekadar ungkapan kasih sayang, Hari Ibu juga menjadi simbol perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan hak dan kewajiban.
Hari Ibu tidak hanya diperuntukkan bagi sosok ibu dalam keluarga, tetapi juga bagi seluruh perempuan yang terus berkarya dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai dan mendukung peran perempuan dalam masyarakat.
Hadir pada acara peringatan hari disabilitas lnternasional tersebut dari Dirgen pajak Bandung ll.
Pada peringatan hari disabilitas dan hari ibu tersebut ditampilkan juga kemapuan kemampuan dari para disabilitas dalam sebuah kreasi seni, serta yang lainnya.
Peringatan hari disabilitas internasional dan hari ibu tersebut dilaksanakan oleh Yayasan BUDI yang diketuai oleh, lbu Lala sebagai ketua Yayasan. dan lbu Nurhasah, sebagai ketua penyelenggara, serta Bapak Letkol TNl AD Mansur selaku pembina.
(Rf).












