BandungBeritaHukum & KriminalJawa BaratOlahragaTNI /POLRI

Bareskrim Polri Gerebek Tempat Produksi Narkoba di Perumahan Elit Podomoro Kab.Bandung

328
×

Bareskrim Polri Gerebek Tempat Produksi Narkoba di Perumahan Elit Podomoro Kab.Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, JABAR

Globalindo.Net//Bareskrim Polri gerebek tempat produksi narkoba di komplek perumahan elit Podomoro yang berada di daerah Bojongsoang (Buahbatu), Kab.Bandung, Jawa Barat, pada Rabu kemarin 11 Desember 2024.

Irjen Pol Asep Edi Suheri, Waka Bareskrim Polri mengatakan, Penggerebekan dilakukan dalam rangka melaksanakan joint operation untuk pengungkapan Clandetine Lab Happy Water dan Liquid Narkotika yang ada di kawasan Buah Batu, Bandung, Penggerebekan dilakukan Bareskim Polri sekitar pukul 11.00 WIB.

Asep menyebut, Penggerebekan ini merupakan hasil dari pengembangan dari tersangka yang lebih dahulu diamankan di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor, terangnya kepada awak media.

Menurutnya, perumahan elit Podomoro yang ada di Bojongsoang ini, diduga kuat telah melakukan produksi narkoba yang bernilai ratusan miliar, Kamis (12/12/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, Petugas Kepolisian berhasil mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pelaku dalam praktik pembuatan narkoba, juga menyita barang bukti yang diduga untuk meracik narkoba, dari bahan baku hingga mesin yang diduga menjadi alat untuk produksi narkoba.

Lokasi yang berada di komplek perumahan elit Podomoro Park di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung ini merupakan lokasi ke tiga penggerebekan, dan lokasi pertama dan kedua petugas telah mengamankan barang bukti berupa bahan baku pembuat narkoba jenis liquid yang disimpan disimpan di dalam jerigen.

Sebanyak 51 jerigen yang berisi cairan liquid bermacam-macam rasa yang diduga sebagai bahan campuran untuk pembuatan narkoba.

Sementara dari lokasi ketiga yakni, di komplek perumahan elit Podomoro petugas menemukan banyak barang bukti, berupa liquid dalam kemasan berlabel Juicy sebanyak 600 buah.

Jenis liquid dengan nama Happy water yang sudah siap edar, Selain itu, petugas juga menyita 8.000 liquid untuk vape atau rokok elektrik. Barang tersebut meliputi, botol liquid yang sudah dikemas untuk diedarkan, beber Asep.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, Para pelaku memiliki jaringan perederan dari Jakarta – Malaysia dengan meproduksi narkoiba berjenis liquid. Modus operandi yang dilakukan para tersangka adalah menyamarkan tempat produksi narkoba berada di tengah-tengan pemukiman warga.

“Salah satu narkoba jenis liquid ini berbentuk kemasan sachet yang disebut Happy Water. Pemakaiannya diseduh atau dicampur dengan minuman, Untuk satu sachet biasa dipakai untuk 6 orang dan efeknya akan menimbulkan halusinasi seperti jenis narkoba ekstacy”.

Seorang yang menjadi DPO berinisial A yang merupakan pengendali dan clandetine lab ini. Para tersangka diancam dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman mati dan seumur hidup.

Dalam proses penyelidikan, terdapat tiga lokasi yang digerebek petugas, lokasi pertama dan kedua berada di kawasan Cibinong Kabupaten Bogor.
Sindikat narkoba ini sudah lama menjadi incaran Bareskim Polri, sebab barang narkoba tersebut rencananya akan dipasarkan di wilayah Jakarta untuk malam tahun baru.

“Dari keseluruhan bahan-bahan narkoba yang disita pihak kepolisian diestimasikan terhadap masyarakat yang diselamatkan dari penggunaan narkoba adalah 9 juta jiwa dengan nilai keseluruhan barang bukti jika beredar di pasar gelap senilai Rp 670, 83 miliar”.

(redRf).