MAKASAR – Globalindo.Net// Film “Janda” berkisah tentang perjuangan seorang wanita ditinggal tanpa kabar oleh sang suami.
Film ini dibintangi selebgram Arlita Reggiana (Prapti), Rizal Habsyi (Agus) dan Amanda Putri (Vina).
Sosok suami yang tak kunjung pulang di perantauan, menjadi tekanan sosial bagi Prapti, dan menjadi anggapan miring bagi warga desa dan menyebut Prapti sebagai janda.

Sutradara, Rere mengatakan, film ini diperuntukkan bagi para perempuan Indonesia. Film ini dibuat karena belum ada sutradara di Indonesia yang mau mengangkat sisi seorang janda.
“Film ini mengangkat nilai moral dari stigma orang banyak terkait janda anak satu. Kita ingin melihat dan merasakan sisi kehidupan seorang janda saat dihina, dikatakan sebagai seorang pelakor, dengan tekanan ekonomi. Di mata perempuan, janda itu sebagai saingan. Padahal, stigma itu yang kita mau ubah sebenarnya,” ujar Rere saat berkunjung ke kantor Herald Sulsel, Rabu, 14 Agustus 2024.

Film ini digarap sejak 2021 lalu, dan akan tayang di Bioskop seluruh Indonesia pada 22 Agustus 2024.
Rere menjelaskan, sebelum proses syuting, Ia melakukan riset terlebih dahulu selama enam bulan, dengan melakukan survei kepada empat orang janda yang ditemui.
“Dari situ saya kembangkan sudut pandang orang terkait kehidupan seorang janda, dan membuat sinopsis sampai akhirnya jadi film ‘Janda’ yang akan tayang di bioskop,” jelas Rere.
Lokasi syuting film ini mengambil latar desa Bolaromang, perbatasan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Sinjai, Sulawesi-Selatan (Sulsel).

“Kenapa kita ambil lokasi di sana karena viewnya bagus, pemandangannya pedesaan, jadi menarik untuk menjadi lokasi syuting di sana,” tutur Rere.
Kata Rere, semua pemain dan kru film Janda ini diambil dari orang Makassar. Film ini juga mengajak selebgram asal Kalimantan, Wahyu Kadeo untuk bermain di film ini.
“Film ini tidak menggunakan logat Makassar, karena kalau pakai logat Makassar kesannya hanya orang Makassar yang nonton ini. Kita bicara bukan budaya, kita bicara dengan stigma banyak orang. Janda itu bukan cuman di Makassar tetapi banyak juga di daerah lain, jadi kita menggunakan Bahasa Indonesia. Cukup kru dan pemain dari Makassar dengan menembak pasar nasional,” jelasnya.
Buktinya kata Rere, film ini justru lebih diterima di Jawa. Rere membeberkan, ada belasan bioskop di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur yang akan menayangkan film ini. Selain di Makassar (Sulsel) dan Mamuju (Sulbar).

Lebih lanjut, Rere menceritakan, film ini bergenre drama komedi. Dibintangi oleh selebgram Makassar, Rijal Djamal, Zakaribo, Awal PD, Arlita Reggiana, Wahyu Kadeo, Widya Laurencia, Yuna Zyamzyunahar, Alli Murdani, Ikhwan Dwiputra, Songkeng, Amanda Putri.
Ia berharap, film ini mampu diterima oleh masyarakat dan merubah stigma negatif masyarakat tentang seorang Janda.
Sementara, salah satu pemain film Janda, Amanda yang berperan sebagai Vina, anak dari Prapti mengaku, sangat bersyukur bisa ikut berperan di film pertamanya ini.

“Jadi film ini merupakan film pertama saya di bioskop dan saya senang sekali ikut berperan di film ini. Saya sebagai Vina di film ini. Waktu syuting saya masih SD kelas 4 sekarang sudah SMP kelas 1,” tutur Amanda.
Ditanya soal pengalamannya selama proses syuting film ini, Amanda mengaku banyak hal yang masih ia pelajari. Terutama pada arti status seorang Janda.
“Waktu kelas 4 baru tahu apa itu janda, setelah baca skrip akhirnya saya tahu bahwa oh janda itu wanita yang kehilangan suami dan saya perankan anak yang kehilangan ayah,” tutupnya.
Pewarta : Aris Siliwangi
Editor : Bu Pur












