PendidikanBandungBeritaJawa Barat

MPLS Ciptakan Lingkungan Belajar Inspiratif, Inklusif Untuk Mendukung Perkembangan Potensi Siswa

553
×

MPLS Ciptakan Lingkungan Belajar Inspiratif, Inklusif Untuk Mendukung Perkembangan Potensi Siswa

Sebarkan artikel ini

Hari Pertama Masuk Sekolah, MPLS di Kota Bandung Berlangsung Penuh Antusias

BANDUNG-JABAR

Globalindo.Net // Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan pelaksanaan pembukaan untuk lebih mengenal lingkungan sekolah bagi para siswa baru.  Hal ini tentunya memberikan ruang kepada para siswa/siswi baru untuk lebih mengenal lingkungan barunya pada jenjang sekolah selanjutnya setelah lulus dari sekolah dasar, Senin (15/7/2024).

Seperti pantauan awak media di SMPN 31 Kota maupun di SMP lainnya di Kota Bandung MPLS tidaklah sekedar sebuah seremonial saja, tetapi MPLS merupakan awal dari perjalanan panjang sebagai siswa/siswi SMP yang penuh potensi.

MPLS juga sebuah momen yang penting dalam kehidupan para siswa/siswi SMP tersebut.

Disinilah diperkenalkan dengan lingkungan sekolah baru, tetapi juga dengan nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, disiplin dan semangat untuk belajar yang tinggi, agar mereka menjadi siswa/siswi yang pintar, cerdas dan berakhlak mulia.

Lingkungan sekolah bukan hanya tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan akademis, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi diri dan membentuk karakter yang kuat.

Edukasi yang diterima para siswa di sekolah bukan sekedar beban tapi bekal berharga untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif ditengah dinamika perubahan zaman dan tantangan yang semakin komplek.

Oleh sebab itu setiap siswa/siswi harus bisa manfaatkan setiap kesempatan yang ada di sekolah dengan baik. Menjadikan setiap pengalaman menjadi pembelajaran berharga yang akan membantu tumbuh dan berkembang sebagai individu yang bermanfaat bagi masyarakat dan bernegara.

Hal yang tak terhingga adalah ucapan terima kasih untuk para guru pada lembaga pendidikan terhadap dedikasi serta komitmennya yang telah diberikan dalam membimbing generasi muda.

Peran guru tidak hanya sekedar sebagai pendidik, tetapi juga sebagai tauladan yang akan membimbing siswa/siswi yang akan mencapai potensi terbaik bagi mereka anak didik.

Namun demikian mesti saling bisa mengingatkan antara para orang tua dan guru atau pun kepada kawan baik di sekolah maupun di rumah terkait hal-hal yang bersifat membahayakan atau merugikan seperti, kenakalan remaja, bullying, kriminalitas ataupun yang lainnya,

“Gantungkanlah cita-citamu setinggi mungkin, dengan giat belajar, disiplin dan berbakti kepada orang tua, juga guru, lnsya Allah cita-cita itu akan tercapai”.

(Rf).