Kabupaten BandungBeritaEkonomiJawa Barat

Bupati Bandung Resmikan Ki PINTER Program lnovasi Pengendalian lnflasi

322
×

Bupati Bandung Resmikan Ki PINTER Program lnovasi Pengendalian lnflasi

Sebarkan artikel ini

KAB.BANDUNG – JABAR

Globalindo.Net // Peresmian Ki Pinter oleh Bupati Bandung dilaksanakan Disperdagin Kabupaten Bandung hasil kolaborasi dengan PT. Bangunbina Persada, Bulog, Bank Indonesia, bank bjb, Indag Jabar, dan terintegrasi dengan Pasar Sehat Soreang, Kecamatan Soreang, Kamis (4/7/2024) kemarin.

Didampingi Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, Bupati Bandung juga menyerahkan sertifikat halal kepada para pihak penerima manfaat sertifikat halal yang diberikan secara gratis.

Di sela-sela peresmian Dadang Supriatna mengungkapkan, saat ini terjadi penurunan inflasi Kabupaten Bandung pada angka 2,24 persen.

“Pasca Pemilu 2024 lalu, inflasi Kabupaten Bandung berada pada angka 4,5 persen. Pada bulan Juni 2024 di angka 3,04 persen. Hasil pemantauan bulan Juli 2024, alhamdulilah turun menjadi diangka 2,24 persen,” kata Bupati Dadang

Kang DS sebutan Dadang Supriatna menyebutkan ada 10 indikator yang mempengaruhi kenaikan dan penurunan inflasi di Kabupaten Bandung.

“Kemarin pasca Pemilu, kita memang salah satu sektor perindustrian masih lambat, dan juga bulan Mei dan Juni 2024 lalu ada tiga komoditas yang kurang, yaitu bawang merah, bawang putih dan minyak goreng atau minyak curah,” jelasnya.

Dikatakannya, tentu penurunan inflasi ini bukan hasil kerja sendiri. Tetapi hasil kerja dan kolaborasi semua pihak.

“Mudah-mudahan kita selalu bisa menjaga dan kita menghaturkan terima kasih kepada para pedagang Pasar Sehat Soreang dan sekitarnya yang sudah bisa bekerjasama dengan kami Pemkab Bandung. Sehingga harga eceran tertinggi (HET) bisa terkendali.

Alhamdulillah, saya mendapatkan kabar dari Menteri Pertanian bahwa harga gabah ada peningkatan, sehingga pasar sudah mulai stabil, termasuk sudah ada harga HET yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” tuturnya.

Tentunya ada beberapa komoditi yang masih fluktuatif. Tapi alhamdulillah karena Kabupaten Bandung mempunyai para petani yang andal, dan juga memiliki lahan pertanian yang cukup luas.

“Maka hal ini salah satu motivasi bagi para petani untuk terus bisa melakukan pertaniannya. Ada intervensi anggaran dari pemerintah setiap tahunnya, yaitu memberikan subsidi atau hibah. Ini salah satu kolaborasi yang sangat luar biasa dan mudah-mudahan dengan adanya program Ki Pinter Bedas sebagai salah satu program inovasi daerah Kabupaten Bandung,” beber Kang DS,

“Di mana program Ki Pinter Bedas ini merupakan bagian dari langkah-langkah ikhtiar kita untuk terus melakukan inovasi-inovasi, sehingga kondisi harga HET di Kabupaten Bandung ini benar-benar bisa terkendali,” imbuh Bupati Bedas ini.

Pemkab Bandung pun memberikan sertifikasi halal secara gratis kepada para penerima.

sum : FWN