Hajji

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Pastikan Kebutuhan Jamaah Haji Perempuan Terpenuhi

371
×

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Pastikan Kebutuhan Jamaah Haji Perempuan Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

Globalindo.Net//.Arab Saudi // Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid merupakan satu dari 3 perempuan anggota Amirul Hajj Indonesia. Selain Alissa yang mewakili Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (NU), ada Ariati Dina Puspita dari Nasiyatul Aisyiyah dan Mariana Hasbie dari Kementerian Agama RI.

Adanya tiga perempuan dalam susunan anggota Amirul Hajj tahun ini merupakan kali kedua dalam sejarah misi haji Indonesia. Sebelumnya, tiga delegasi Amirul Hajj perempuan telah ada pada tahun 2023.

Sosok perempuan dalam struktur Amirul Hajj adalah komitmen Kemenag dalam memberi perhatian khusus kepada para jamaah haji perempuan. “Mayoritas jamaah haji kita kan banyak yang lansia dan perempuan. Jadi ada perhatian khusus,” ungkap Mariana Hasbie.

Data Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) menunjukkan bahwa 55,6% jamaah haji Indonesia merupakan seorang perempuan. Jika di prosentase dari total jamaah, maka jamaah perempuan sebanyak 118.581 orang, berbanding 44,4 % jamaah laki-laki (94.694).

Sementara itu, Alissa Wahid menuturkan ingin memastikan bahwa kebutuhan jamaah haji perempuan terpenuhi. “Kita ingin memastikan bahwa kebutuhan jamaah perempuan bisa terpenuhi, tercukupi,” ujarnya.

Ada beberapa kebutuhan jamaah haji perempuan yang perlu diperhatikan, mengingat jamaah perempuan sangat berbeda dengan laki-laki. Menurutnya, jamaah perempuan juga perlu diperhatikan dari sisi ibadah hingga infrastrukturnya.

“Misalnya contoh yang paling mudah, pembimbing ibadah, lalu fasilitas nanti di Armuznanya, seperti toilet, itu, kan, biasanya ada pengaturan khusus. Karena perempuan dan laki-laki, kan, penggunaan kamar mandinya pasti berbeda, gitu. Seperti itu yang mau kita pastikan,” tuturnya kepada anggota Media Center Haji di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

(MA/Vin).