BANDUNG BARAT, Globalindo.Net // Sejak dimulai pembangunannya pertama kali tahun 2019, Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga sekarang tetap saja mangkrak, meski pun konstruksi bangunan telah tuntas 100 persen di tahun 2020, gedung DPRD ini belum juga ditempati para wakil rakyat karena sejumlah penunjang lain belum dilengkapi.
Kondisi bangunan gedung DPRD tersebut selain tak terawat, tampak dari mulai pagar seng bekas penutup proyek yang masih terpasang meski dalam kondisi lapuk, rumput tumbuh subur memenuhi halaman gedung, dan bagian dinding mulai terlihat ditumbuhi lumut.
Salah satu penyebab gedung itu belum dipakaikarena sarana penunjang yang belum lengkap menurut Rahmat Ardiansyah, Kepala Bidang Penataan Bangunan Prasarana Permukiman dan Kontruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), katanya kepada awak media.
“Belum dipakai karena fasilitas penunjang seperti air, meubeler, benteng, sampai lahan parkir masih belum tersedia,” kata Rahmat saat ditemui di Kantor Pemda KBB”.
Untuk bisa digunakan gedung DPRD tersebut tentunya memerlukan perbaikan kembali, termasuk juga kelengkapan penunjang lainnya, dan hal itu tentunya harus ada persiapan mengenai anggarannya.
“Gedung DPRD Kab.Bandung Barat tersebut terletak di Jalan Raya Cijamil, Ngamprah, Bandung Barat, Jawa Barat”.
Kondisi ini telah ingatkan oleh Komisi III DPRD saat itu sejak jauh-jauh hari, Supaya proyek gedung tak berhenti di tengah jalan.
Pemda harus memastikan bahwa skema 70 – 30 persen antara Pemda dan Pemprov benar-benar dapat dipastikan, lebih jauh agar tak memberatkan anggaran daerah.
Dan pada Agustus 2021 juga pernah dikatakan Ridwan Ketua Komisi III DPRD KBB, Harus diakui kekuatan APBD kita sangat minim akibat refocusing anggaran dan pandemi Covid -19. Jadi sangat rasional Pemda minta support anggaran ke Provinsi untuk menyelesaikan pembangunan gedung DPRD”.
Kemungkinannya bukan dari skema pendanaan awal saja semrawutnya perencanaan pembangunan gedung DPRD tersebut tetapi juga pasca proyeknya tuntas, tidak serta merta meneruskan proyek yang telah dimulainya, Tapi Pemda Bandung Barat justru membiarkan gedung tersebut. Sejak tuntas 2021, Pemda tak mengalokasikan dana APBD untuk fasilitas penunjang lainnya.
Pemda malah mengalokasikan APBD untuk proyek baru yang juga minim urgensi semisal, Memoles alun-alun Cililin pada Maret 2022. Selain itu membangun alun-alun Bandung Barat di Ngamprah dengan sumber dana dari Pemprov Jabar serta renovasi alun-alun Lembang sebesar pada Maret 2023.












