SRAGEN, Globalindo.Net // Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Komisi lll DPRD Sragen merumuskan sejumlah catatan yang perlu segera ditangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sragen. Seperti diantaranya pengelolaan Bak lindi/air limbah, pengelolaan TPS 3R dan perhatian pada para pekerja sektor kebersihan.
Setelah melakukan sidak pada Rabu (5/6) kemarin, Komisi III DPRD Sragen mendapatkan sejumlah catatan terkait kinerja DLH perihal pengelolaan sampah di Sragen. Tidak sekedar menerima alasan dari DLH, anggota Dewan juga menerima keluhan dari masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Sragen Sugiyarto menyoroti pemanfaatan Bak lindi yang tak maksimal. Dia mendapat keluhan warga bahwa lindi mencemari warga dari TPA Tanggan. Terlebih saat hujan dan air dari bak lindi meluber. Tidak sekedar luber, air juga menimbulkan bau tidak sedap dan sampai mengalir ke Sungai.
“Kita cek anggaran Bak lindi yang dikucurkan 2023. Pos Anggaran Bak Lindi sekitar Rp 530 juta,” terangnya Kamis (6/6).
Selain itu, pihaknya juga melihat para pekerja di sektor kebersihan dinilai kurang perhatian. Lantas pihaknya mendorong Dinas mengupayakan untuk mereka mendapatkan cukup perhatian kesehatan. “Seperti misalnya mereka diberi susu setidaknya seminggu sekali. Dengan bekerja di pengolahan sampah bisa sedikit mengurangi beban paru-paru para pekerja,” jelasnya.
Diluar TPA Tanggan, Komisi III juga mendapatkan fakta bahwa TPS 3R yang tersebar di sejumlah titik tidak beroperasi maksimal. Bahkan menurutnya 90 persen TPS 3R tidak berfungsi seperti yang diharapkan.

“Pembangunan TPS 3R juga ada masukan bahwa tidak seperti yang diharapkan. Harusnya bisa memanfaatkan dengan baik menjadi nilai tambah dalam mengolah sampah tapi tidak optimal,” selorohnya.
Sidak dari Komisi III sendiri diikuti sejumlah Anggota Dewan dari berbagai Parpol . Diantaranya dari Fraksi PDIP, Gerindra, PKB dan Golkar.
Sementara Kepala DLH Sragen Rina Wijaya menyampaikan akan evaluasi dari temuan DPRD. Pihaknya berupaya perbaikan sebagai tindak lanjut sejumlah temuan tersebut. “nanti sebagai evaluasi kami akan perbaikan lebih lanjut,” terang Kepala DLH Sragen Rina Wijaya.
Reporter: Sriwahono












