Gl9balindo.Net // Petugas haji juga menyiapkan safari wukuf bagi para lansia, dan jamaah risiko tinggi. “Setidaknya ada 300 kuota bagi jamaah lansia yang tidak mampu melaksanakan wukuf di Arofah, ” kata Kepala Seksi Lanjut Usia, Disabilitas, serta Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP3JH) Daerah Kerja Makkah Agus Pribowo, di kota Makkah, Arab Saudi, Selasa (4/6/2024).
“Safari wukuf ini dibatasi untuk 300 orang mengingat keterbatasan jumlah petugas. Nantinya, satu petugas akan mengurus lima anggota jamaah lansia nonmandiri, termasuk memandikan, menyuapi, dan kebutuhan individu lansia lainnya,” ucapnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, setiap sektor yang berjumlah total 11 diseleksi 27 anggota jamaah lansia dengan kategori berat dan berat sekali serta nonmandiri, tetapi tidak sakit. “Mekanismenya, nanti pada 9 Zulhijjah pagi, jamaah lansia di hotel transit dibawa dengan 10 bus menuju padang Arafah.” tutur Agus.
Persiapan dan pelaksanaan safari wukuf ini, melibatkan petugas dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Tim Kesehatan dari Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jamaah Haji (PKP3JH), konsultan ibadah, dan petugas bagi jamaah lanjut usia. (MA/Vin)












