SRAGEN.Globalindo.Net//.DPC Partai Gerindra Sragen resmi membuka pendaftaran untuk Cabup/Cawabup pada Rabu (22/5/2024). Hal yang cukup mengejutkan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menjadi orang pertama yang merapat.
Informasi yang dihimpun, pengambilan dan pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati hingga 5 Juni 2024 mendatang. Di lokasi kantor DPC Gerindra Sragen, Orang pertama yang mengambil formulir Cabup-cawabup yakni mantan Sekda Sragen Tatag Prabawanto sejak pukul 13.00.
Sementara dari internal partai Mulyono yang merupakan anggota dewan penasehat DPC Partai Gerindra Sragen. Tatag melakukan pertemuan tertutup dengan pengurus DPC Gerindra Sragen sekitar satu jam. Keluar dari kantor DPC Gerindra, Tatag sudah menenteng stopmap bergambar logo partai Gerindra.
Saat ditanya awak media Tatag awalnya enggan memberikan keterangan perihal kedatangannya ke kantor DPC Gerindra Sragen. Ditanya kenapa maju Pilkada melalui Gerindra Tatag menjawab singkat terkait alasannya mengambil formulir lewat partai Gerindra.
“Ya suka-suka saya. Kan saya baru ambil formulir, kenapa kalian yang ribut,” ucap dia sembari meninggalkan kantor DPC Gerindra Sragen.
Sementara itu Mulyono mengaku juga baru mengambil formulir pendaftaran balon kepala daerah. Dirinya mengatakan sebagai kader Gerindra juga bertanggung jawab dalam memajukan Bumi Sukowati.
“Ya nanti (cabup dan cawabup) kalau sudah mengembalikan formulir. Ini bagian dari tanggung jawab saya sebagai kader Gerindra harus siap menjadi pemimpin,” ujarnya.
Lantas Ketua DPC Gerindra Sragen Wahyu Dwi Setyaningrum mengatakan, pembukaan pendaftaran calon bupati wakil bupati merupakan arahan DPP melalui DPD Gerindra. “Hari ini dibuka ada dua yang mengambil formulir Pak Tatag dan Mas Mulyono,” kata Wahyu.
Pendaftaran ini lanjut Wahyu terbuka untuk internal partai maupun tokoh dari luar partai. Dia sendiri berencana akan mengambil formulir pendaftaran. Tersebut. “Kita bebas terbuka bagi semua masyarakat Sragen. Yang penting ambil formulir sendiri dan mengembalikan juga sendiri. Karena kita juga butuh komunikasi,” ucapnya.
Selain itu, terkait dinamika politik, pihaknya juga membuka komunikasi dengan semua parpol. Lantaran seperti saat ini Partai Gerindra tidak bisa mengusung calon kepala daerah tanpa koalisi dengan parpol lain. ”Kita pasti komunikasi dengan lintas partai. Mereka juga punya calon. Kita sudah komunikasi dengan semua parpol,” terangnya.*
Wah












