BeritaBerita utamaSumenepTerbaru

Bupati Sumenep Gelorakan Semangat Nasionalisme Masyarakat Melalui Kirab Bendera Raksasa

330
×

Bupati Sumenep Gelorakan Semangat Nasionalisme Masyarakat Melalui Kirab Bendera Raksasa

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Globalindo.net // Ribuan warga dari berbagai elemen mengikuti kirab kemerdekaan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep,Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kirab Bendera Merah Putih sepanjang 78 meter yang dikemas dalam Jalan-Jalan Santai (JJS).

Pantauan wartawan Media Global Indo.Net di lokasi, ribuan warga sangat antusias membawa bendera raksasa mulai start dan finish di GOR. A. Yani Pangligur Sumenep, Minggu (27/08/2023).

Hadir dalam kirab bendera sepanjang 78 meter tersebut,Bupati Sumenep H.Achmad Fauzi Wongsojudo S.H.,M.H., Wakil Bupati Dewi Khalifah, Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. Edy Rasiyadi, Forkopimda, Ketua TP-PKK Nia Kurnia Fauzi, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat.

Pada kesempatan itu, Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo S.H., M.H menggelorakan semangat Nasionalisme.

“Melalui kirab merah putih ini diharapkan masyarakat Kabupaten Sumenep membangunkan jiwa nasionalismenya untuk cinta tanah air, bangsa dan negara,” katanya.

Sebab, tutur Bupati, Kirab merah putih sebagai simbol untuk merawat kebhinekaan dalam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sehingga seluruh elemen menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan, guna menciptakan iklim yang kondusif dan sejuk di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Selain itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila secara utuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena nilai nilai luhur Pancasila harus diamalkan untuk menciptakan kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat Kabupaten Sumenep,” ajaknya.

Pemimpin peduli nasib wong cilik itu berharap agar masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, agar memberikan dampak yang bermanfaata bagi diri sendiri dan orang lain.

“Seyogyanya, masyarakat yang berperan serta mendukung proses pembangunan adalah wujud menghargai jasa-jasa para pahlawan, untuk meneruskan cita-citanya membangun bangsa dan negara termasuk Kabupaten Sumenep,” tandasnya. **(Memet)